Ini Cara Menerapkan Bisnis dengan Ekonomi Syariah untuk UMKM
Ekonomi syariah terus mengalami perkembangan yang pesat. Bahkan menurut Kementerian Keuangan, ekonomi syariah menjadi pilar yang penting untuk mendukung perekonomian dalam skala nasional.
Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi syariah adalah Aktivitas Usaha Berbasis Syariah atau AUS.
Indonesia sendiri memiliki keinginan untuk menjadi central ekonomi syariah skala dunia pada tahun 2029.
Berkaitan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM, Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan pernyataan bahwa ia mendukung penuh pertumbuhan ekonomi syariah sebagai bagian yang penting untuk memperkuat ekosistem di UMKM.
Hadirnya UMKM dengan sistem syariah juga akan mampu mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Lalu bagaimana penerapan bisnis dengan sistem ekonomi syariah pada UMKM tersebut? Dalam artikel ini, Anda akan mendapatkan informasi tersebut. Silakan disimak.
Mengerti Akan Definisi Ekonomi Syariah

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda harus memahami definisi ekonomi syariah terlebih dahulu. Jadi ekonomi syariah adalah sistem perokonomian yang berlandaskan nilai-nilai agama Islam.
Nilai-nilai yang dimaksud berasal dari Al-Quran, Hadist, Sunnah, Qiyas, dan Ijma’. Karena itulah ekonomi syariah juga umum disebut ekonomi islam.
Hadirnya ekonomi syariah bertujuan untuk mewujudkan keadilan dan kebebasan dari adanya kekangan. Dengan begitu, ekonomi masyarakat yang sejahtera pun dapat tercipta.
Prinsip-Prinsip Dasar Ekonomi Syariah .
Dalam menjalankan sistem ekonomi syariah, penting untuk memahami prinsip-prinsip dasarnya, yakni:
- Semua kegiatan berdasarkan keimanan terhadap Allah SWT dan wajib mematuhi perintah-Nya. Manusia bertindak sebagai seorang khalifah yang memiliki tanggung jawab terkait pengelolaan sumber daya.
- Dalam tiap transaksi ekonomi, keadilan harus menjadi prinsip utama yang ditegakkan. Sehingga tidak ada kecurangan, penipuan, maupun eksploitasi di dalam aktivitas terkait ekonomi.
- Harus menciptakan kesejahteraan dan juga kebaikan untuk masyarakat yang luas, bukan individu.
- Saling bekerjasama dan membantu antar masyarakat serta individu.
- Menjalankan amanah dengan baik.
- Pentingnya menjalankan tanggung jawab sosial serta saling membantu.
Penerapan Ekonomi Syariah Pada UMKM
Kini Anda memasuki penerapan ekonomi syariah untuk UMKM, yang terdiri dari:
1. Menjalankan Prinsip Keadilan dalam Pembagian Laba
Keadilan dalam ekonomi syariah tidak hanya terkait pembagian laba dengan adil, tetapi mencakup kesetaraan dalam proteksi hak-hak dari pihak yang masuk dalam bisnis atau yang terlibat, kesetaraan kesempatan, dan penghindaran terjadinya eksploitasi.
Fokusnya terhadap keseimbangan antara pemilik bisnis, karyawan, konsumen, dan juga pihak-pihak lain yang terlibat.
Pembagian laba harus dilakukan secara proporsional, transparan, dan tidak memberikan kerugian pada salah satu pihak.
Pembagian demikian akan menciptakan hubungan saling menguntungkan serta berkelanjutan.
2. Menjalankan Prinsip Keadilan dalam Penetapan Harga
Penetapan harga dalam ekonomi syariah harus menggunakan prinsip keadilan. Tidak dibenarkan adanya unsur kezaliman.
Misalnya, menetapkan harga jual yang tinggi. Padahal kualitasnya tidak sepadan dengan harga jual.
Bisa juga sebaliknya, menetapkan harga rendah yang kemudian dapat merugikan pihak pengusaha maupun produsen.
3. Memperlakukan Karyawan dengan Adil
Karyawan yang dipekerjakan tidak boleh mengalami kerugian. Misalnya terkait dengan jam kerja tidak wajar atau tidak memberikan hak jaminan sosial dan hak cuti.
UMKM dengan penerapan ekonomi syariah harus menerapkan akad ijarah dengan adil dan jelas. Aturlah hak dan kewajiban antara pemberi kerja dan karyawan dengan transparan.
4. Menerapkan Pembiayaan yang Syariah
Penerapan pembiayaan dengan cara syariah berlandaskan prinsip keadilan, menghindari riba, saling memberikan keuntungan, menghindari ketidakpastian, dan juga judi.
Pembiayaan tersebut digunakan sebagai dana untuk usaha baik investasi, modal kerja, maupun kegiatan yang produktif lainnya.
Penerapan ekonomi syariah dalam UMKM dapat memberikan banyak keuntungan untuk perekonomian seperti pertumbuhan ekonomi inklusif, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan ekonomi skala lokal.
